Jumat, 27 Mei 2016

PAKET B.INDONESIA SEMESTER 2
TEKS NEGOSIASI,PROSEDUR KOMPLEKS,OBSERVASI,EKSPOSISI DAN ANEKDOT.

.1 Pengertian teks negosiasi
Negosiasi adalah bentuk interaksi sosial yang berfungsi untuk mencapai kesepakatan diantara pihak-pihak yang mempunyai kepentingan yang berbeda.

Struktur teks negosiasi
·                     Jual-Beli

1.                  Orientasi : Pembukaan atau awalan dari percakapan sebuah negosiasi. Biasanya berupa kata salam, sapa dan sebagainya.
2.                  Permintaan : Di mana pihak yang ingin tahu menanyakan suatu barang atau permasalahan yang dihadapi.
3.                  Pemenuhan : Pihak yang terkait memberitahukan mengenai barang atau obyek agar orang yang diajak interaksi oleh pihak tersebut menjadi lebih paham.
4.                  Penawaran : Suatu puncak dari negosiasi karena terjadi proses tawar menawar pihak satu dengan pihak yang lain untuk mendapat sebuah kesepakatan yang menguntungkan satu sama lain.
5.                  Persetujuan : Kesepakatan atas hasil penawaran dari kedua belah pihak.
6.                  Pembelian : Terjadinya transaksi jual beli antara masing-masing pihak terkait.
7.                  Penutup : Mengakhiri dari sebuah percakapan antara kedua pihak untuk menyelesaikan suatu proses interaksi dalam negosiasi.
·                     Kerja sama
Orientasi^pengajuan^penawaran^persetujuan^penutup

Ciri umum teks negosiasi
1.    Negosiasi menghasilkan kesepakatan.
2.    Negosiasi menghasilkan keputusan yang saling menguntungkan.
3.    Negosiasi merupakan sarana untuk mencari penyelesaian.
4.    Negosiasi mengarah kepada tujuan praktis.
5.    Negosiasi memprioritaskn kepentingan bersama.

Ciri kebahasaan teks negosiasi
1.    Menggunakan bahasa santun
2.    Terdapat tuturan berpasangan
3.    Memiliki partisipan manusia
4.    Terdapat kata ganti orang / pronominal
5.    Terdapat bahasa ajakan (persuasif)
6.    Menggunakan kalimat ungkapan dan kesepakatan

Strategi Dalam Bernegosiasi
1.                  . Win-win strategy artinya kedua belah pihak saling diuntungkan
2.                  . Lose-lose strategy artinya kedua belah pihak sama-sama kalah karena kedua belah pihak tidak menemukan kepentingan yang sama.
3.                  . Win-lose strategy artinya ada satu pihak yang menang dan pihak yang lain kalah.

Macam – Macam Negosiasi
1.                  Negosiasi kooperatif adalah negosiasi dimana konflik dapat diminimalisir dan seluruh gagasan yang ada difokuskan kepada tujuan untuk mencapai solusi yang baik.
2.                  Negosiasi kompetitif adalah negosiasi dimana terjadi suasana tidak ramah sebab masing-masing pihak berusaha untuk mendapatkan tawaran yang lebih baik.

Contoh teks negosiasi jual beli

Pembeli : “Permisi pak “
Penjual : “Iya mas, ada apa”
Pembeli : “ Pak saya mau beli sepeda yang ini, berapa harganya ? “
Penjual : “ Oo.. kalau yang itu harga nya 900 ribu mas.”
Pembeli : “Apakah boleh kurang harganya pak ? “
Penjual : “Boleh, Mas mau nawar berapa ?”
Pembeli : “Yaudah kalo gitu 800 ribu saja pak”
Penjual : “wah tidak bisa mas, kalau segitu mah”
Pembeli : “Kalau 825 ribu gimana pak ?”
Penjual : “Tidak bisa juga mas, gimana kalau 850 ribu aja mas ?
Pembeli : “Baiklah pak saya mau, ini uangnya








2 TEKS PROSEDUR KOMPLEKS


Pengertian teks prosedur kompleks
Prosedur artinya langkah-langkah atau tahapan untuk melakukan sesuatu dalam rangka mencapai suatu tujuan sedangkan kompleks artinya rumit, pelik, sulit. Jadi, teks prosedur kompleks adalah teks yang menjelaskan langkah-langkah yang panjang secara sistematis serta memiliki sub langkah-langkah untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

Struktur teks prosedur kompleks
1.                  Judul : topik yang dibicarakan
2.                  Tujuan : hasilakhir yang akan dicapai
3.                  Langkah-langkah : cara yang ditempuh agar tujuan itu tercapai
4.                  Sub langkah : bagian dari langkah utama
Ciri umum teks prosedur kompleks
•   Terdapat langkah-langkah
•   Sistematis
•   Memiliki tujuan
•   Memiliki rincian
•   Objektif
•   Aktual
•   Logis
•   Gaya tulisan bersifat informatif

Ciri kebahasaan teks prosedur kompleks
•   Menggunakan kalimat imperatif (perintah), kalimat deklaratif (pernyataan atau informasi),      kalimat introgatif (meminta informasi)
•   Partisipan manusia secara umum
•   Verba material dan tingkah laku
•   Konjungsi syarat
•   Konjungsi temporal (menyatakan urutan waktu)
•   Menggunakan bahasa baku
•   Menggunakan antonim





Contoh teks prosedur kompleks


CARA MEMBUAT E-KTP
E-KTP adalah adalah KTP yang dibuat dengan cara elektronik,dalam artian baik dari segi fisik maupun penggunaanya berfungsi secara komputerisasi. Berikut adalah cara membuat e-KTP.
Pertama tama Anda harus mengambil nomor antrian. Kedua,tunggulah pemanggilan nomor antrean secara tertib. Ketiga,setelah Anda dipanggil,segeralah menuju ke loket yang telah ditentukan. Keempat,berikanlah entri data dan foto. Pembuatan e-KTP selesai. Lalu Anda akan datang ke tempat pelayanan membawa surat panggilan. Kemudian petugas melakukan verifikasi data penduduk dengan database. Setelah itu anda akan difoto dan diminta tandatangan pada alat perekam tanda tangan. Lalu Anda akan diminta untuk perekaman sidik jari dan retina mata. Kemudian petugas membubuhkan tanta tangan dan stempel pada surat panggilan sekaligus sebagai tanda bukti bahwa penduduk telah melakukan perekaman foto tanda tangan sidik jari. Kemudian Anda dipersilahkan pulang untuk menunggu hasil proses percetakan yang memakan waktu 2 minggu setelah pembuatan. 




3 TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI


Pengertian teks laporan hasil observasi
Teks laporan hasil observasi adalah teks yang berisi penjabaran umum atau melaporkan sesuatu berupa hasil pengamatan
Struktur teks laporan hasil observasi
1. Pernyataan umum / klasifikasi
2. Anggota / aspek yang dilaporkan :
·                     Deskripsi bagian
·                     Deskripsi manfaat
Ciri umum teks laporan hasil observasi
1. Umum/universal
2. Objektif
3. Membahas hal-hal terkini 
4. Menarik dan mudah dipahami

Ciri kebahasaan teks laporan hasil observasi
1. Menggunakan kata pronominal
2. Anonym dan sinonim
3. Konjungsi
4. Simpleks (kalimat tunggal) dan kompleks (kalimat majemuk)

Contoh teks laporan hasil observasi
Harimau
Harimau (Panthera tigris) digolongkan ke  dalam mamalia, yaitu hewan yang menyusui. “Kucing besar” itu adalah hewan pemangsa dan pemakan daging.
Harimau dapat mencapai tinggi 1,5 meter, panjang 3,3 meter, dan berat 300 kilogram. Bulunya berwarna putih dan cokelat keemas-emasan dengan belang atau loreng berwarna hitam. Gigi taringnya kuat dan tajam untuk mengoyak daging. Kakinya berjumlah empat dengan cakar yang kuat untuk menerkam mangsanya.
Harimau mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Harimau dapat hidup di hutan, padang rumput, dan daerah payau atau hutan bakau. Di Indonesia harimau dapat ditemukan di hutan atau hutan bakau di Pulau Sumatera dan Jawa.
Harimau termasuk hewan penyendiri, tetapi mempunyai wilayah yang amat luas untuk berburu mangsa. Wilayahnya dapat mencapai kawasan perdesaan. Populasi harimau cenderung menurun karena sering diburu manusia. Oleh karena itu, harimau saat ini termasuk hewan yang dilindungi pemerintah agar tidak punah.
Harimau menjadi pusat perhatian dalam dunia sastra, seni, dan olahraga. Harimau sering dijadikan tokoh dalam cerita rakyat, objek untuk foto atau gambar, dan maskot dalam olahraga.












4 TEKS EKSPOSISI


Pengertian teks eksposisi
Teks eksposisi adalah pengembangan paragraf dalam penulisan yang bertujuan untuk menjelaskan atau memberikan pengertian dengan gaya penulisan yang singkat, akurat, dan padat.

Tujuan teks eksposisi
Menguraikan/menjelaskan/memberikan informasi tentang sesuatu sehingga bisa memperluas pengetahuan pembaca.

Macam-macam teks eksposisi
• Eksposisi definisi
• Eksposisi proses
• Eksposisi klasifikasi
• Eksposisi ilustrasi
• Eksposisi perbandingan & pertentangan
• Eksposisi laporan

Langkah-lagkah membuat teks eksposisi
• Menentukan tema
• Menentukan tujuan karangan
• Membuat kerangka karangan
• Memilih data yang sesuai tema
• Mengembangkan kerangka menjadi karangan

Struktur teks eksposisi
1. Pernyataan pendapat (tesis)
Berisikan pendapat atau prediksi sang penulis yang tentunya berdasarkan sebuah fakta. Terdapat pada paragraf awal.
2. Argumentasi
Alasan penulis yang berisi fakta-fakta yang dapat mendukung pendapat atau prediksi sang penulis.
3. Penegasan ulang pendapat
Penguatan kembali atas pendapat yang telah ditunjang oleh fakta-fakta dalam bagian argumentasi. Pada bagian ini pula bisa disisipkan hal-hal yang patut diperhatikan atau dilakukan supaya pendapat atau prediksi sang penulis dapat terbukti. Terdapat pada paragraf akhir.

Ciri umum teks eksposisi
• Berusaha menjelaskan sesuatu
• Gaya tulisan bersifat informatif
• Fakta dipakai sebagai alat kontribusi, fakta dipakai sebagai alat konkritasi
• Paragraf deduktif induktif
• Objektif

Ciri kebahasaan teks eksposisi
• Menggunakan bahasa ilmiah
• Menggunakan kata konjungsi
• Menggunakan pronomina (kata ganti orang : saya/kita/kami)
• Menggunakan kata leksikal
• Argumentasi 1 sisi (sisi mendukung dan sisi menolak)

Sumber karangan untuk membuat ekposisi biasanya didapat dari pengamatan, penelitian, pengalaman, dan referensi

Contoh teks eksposisi






Kemacetan dan Masa Depan Kota

         Transportasi didefinisikan oleh para ahli sebagai kebutuhan turunan dari berbagai kegiatan ekonomi maupun sosial (lihat misalnya Morlock, 1985). Tipe kegiatan sosial ekonomi yang berbeda akan memiliki dampak kegiatan transportasi yang berbeda pula.
         Kegiatan transportasi harian relatif menimbulkan pergerakan yang bersifat berulang, misalnya yang terjadi pada para pekerja dan mereka yang menempuh pendidikan di sekolah. Di Yogyakarta, kota kita tercinta ini, kemacetan terjadi setiap hari pada titik-titik yang menjadi jalur pergerakan para pekerja dan siswa dari tempat tinggal menuju lokasi kerja dan sekolah. Di bagian utara, termasuk Sleman misalnya, kemacetan setiap pagi dan sore dapat dirasakan misalnya pada ruas Jalan Nyi Condrolukito (AM Sangaji), Jalan Affandi (Gejayan), serta Jalan Kaliurang terutama pada persimpangan dengan Jalan Lingkar Utara. Hal yang sama terjadi pada wilayah lain yang memiliki para pekerja dan anak sekolah relatif besar di Kota Yogyakarta, misalnya Bantul. Seperti diketahui, ketiga wilayah ini memiliki keterkaitan kegiatan sosial ekonomi yang erat, yang membentuk aglomerasi wilayah Yogyakarta-Sleman-Bantul (Kartamantul).
         Kemacetan yang berulang pada jangka lebih panjang cenderung terjadi pada musim liburan maupun lebaran. Pada tahap kedatangan dan kepulangan, kemacetan parah akan terjadi pada jalan-jalan arah luar kota (misalnya Jalan Magelang, Jalan Solo, Jalan Palagan dan Jalan Wates). Pada rentang di antara masa tersebut, kemacetan dapat dirasakan di pusat kota sebagai lokasi menginap dan tujuan wisata (seperti Malioboro, Prawirotaman), serta jalan-jalan menuju objek wisata, seperti Jalan Parangtritis.
         Kemacetan harian yang dominan ditimbulkan oleh aktivitas masyarakat dalam lingkup internal. Kemacetan yang berulang setiap hari merupakan ekses dari pola tempat tinggal, bekerja dan bersekolah. Upaya mendekatkan lokasi tempat tinggal dengan lokasi kegiatan merupakan salah satu solusi yang dapat dilakukan. Bentuknya dapat berupa pemberian insentif tempat tinggal berupa rumah susun sewa maupun milik yang cukup nyaman untuk beraktivitas. Selama ini sepertinya belum ada upaya pengaturan pola berkegiatan yang sistematis.




5 ANEKDOT


Pengertian teks anekdot
Anekdot adalah cerita singkat yang menarik serta lucu dan terdapat kritikan atau sindiran didalamnya yang mungkin menggambarkan kejadian atau orang sebenarnya. anekdot selalu disajikan berdasarkan pada kejadian nyata melibatkan orang-orang sebenarnya, apakah terkenal atau tidak biasanya di suatu tempat dapat diidentifikasi. namun seiring waktu anekdot disajikan berdasarkan cerita fiksi.

Struktur teks anekdot
1. Abstraksi : bagian awal cerita
2. Orientasi : suasana awal atau latar belakang pada cerita
3. Krisis : konflik atau permasalahan pada cerita
4. Reaksi : respon dari partisipan
5. Koda : penyelesaian atau suasana pada akhir cerita



Ciri umum teks anekdot
• Singkat
• Menarik
• Berisi kritikan
• Berisi sindiran
• Terdapat nilai humor
• Terdapat alur waktu, suasana, dan tempat

Ciri kebahasaan teks anekdot
• Menggunakan bahasa sehari-hari
• Menggunakan majas
• Menggunakan kalimat perintah
• Menggunakan kata penghubung

Contoh teks anekdot
KUHP dalam Anekdot
Seorang dosen fakultas hukum suatu universitas sedang memberikan kuliah hukum pidana. Suasana kelas biasa-biasa saja.
Saat sesi tanya jawab tiba, Ali bertanya kepada pak dosen. "Apa kepanjangan KUHP, Pak?". Pak dosen tidak menjawab sendiri, melainkan melemparkannya kepada Ahmad. "Saudara Ahmad, coba dijawab pertanyaan Saudara Ali tadi," pinta pak dosen. Dengan tegas Ahmad menjawab, "Kasih Uang Habis Perkara, Pak....!".
Mahasiswa lain tentu tertawa, sedangkan pak dosen hanya menggeleng-gelengkan kepala seraya menambahkan pertanyaan kepada Ahmad, "Saudara Ahmad, dari mana Saudara tahu jawaban itu?" Dasar Ahmad, pertanyaan pak dosen dijawabnya dengan tegas, "Peribahasa Inggris mengatakan pengalaman adalah guru yang terbaik, Pak...!". Semua mahasiswa di kelas itu tercengang. Mereka berpandang-pandangan. Lalu, mereka tertawa terbahak-bahak.
Gelak tawa mereda. Kelas kembali berlangsung normal.




DAFTAR PUSTAKA:
http://rifkafadila.blogspot.co.id/2015/05/negosiasi-pengertian-teks-negosiasi.html