PAKET B.INDONESIA SEMESTER 2
TEKS NEGOSIASI,PROSEDUR
KOMPLEKS,OBSERVASI,EKSPOSISI DAN ANEKDOT.
.1 Pengertian teks negosiasi
Negosiasi
adalah bentuk interaksi sosial yang berfungsi untuk mencapai kesepakatan
diantara pihak-pihak yang mempunyai kepentingan yang berbeda.
Struktur
teks negosiasi
·
Jual-Beli
1.
Orientasi :
Pembukaan atau awalan dari percakapan sebuah negosiasi. Biasanya berupa kata
salam, sapa dan sebagainya.
2.
Permintaan :
Di mana pihak yang ingin tahu menanyakan suatu barang atau permasalahan yang
dihadapi.
3.
Pemenuhan :
Pihak yang terkait memberitahukan mengenai barang atau obyek agar orang yang
diajak interaksi oleh pihak tersebut menjadi lebih paham.
4.
Penawaran :
Suatu puncak dari negosiasi karena terjadi proses tawar menawar pihak satu
dengan pihak yang lain untuk mendapat sebuah kesepakatan yang menguntungkan
satu sama lain.
5.
Persetujuan :
Kesepakatan atas hasil penawaran dari kedua belah pihak.
6.
Pembelian :
Terjadinya transaksi jual beli antara masing-masing pihak terkait.
7.
Penutup :
Mengakhiri dari sebuah percakapan antara kedua pihak untuk menyelesaikan suatu
proses interaksi dalam negosiasi.
·
Kerja
sama
Orientasi^pengajuan^penawaran^persetujuan^penutup
Ciri
umum teks negosiasi
1. Negosiasi
menghasilkan kesepakatan.
2. Negosiasi
menghasilkan keputusan yang saling menguntungkan.
3. Negosiasi
merupakan sarana untuk mencari penyelesaian.
4. Negosiasi
mengarah kepada tujuan praktis.
5. Negosiasi
memprioritaskn kepentingan bersama.
Ciri
kebahasaan teks negosiasi
1. Menggunakan
bahasa santun
2. Terdapat
tuturan berpasangan
3. Memiliki
partisipan manusia
4. Terdapat
kata ganti orang / pronominal
5. Terdapat
bahasa ajakan (persuasif)
6. Menggunakan
kalimat ungkapan dan kesepakatan
Strategi Dalam Bernegosiasi
1.
.
Win-win strategy artinya kedua belah pihak saling diuntungkan
2.
.
Lose-lose strategy artinya kedua belah pihak sama-sama kalah karena kedua
belah pihak tidak menemukan kepentingan yang sama.
3.
.
Win-lose strategy artinya ada satu pihak yang menang dan pihak yang lain
kalah.
Macam – Macam Negosiasi
1.
Negosiasi
kooperatif adalah negosiasi dimana konflik dapat diminimalisir dan seluruh
gagasan yang ada difokuskan kepada tujuan untuk mencapai solusi yang baik.
2.
Negosiasi
kompetitif adalah negosiasi dimana terjadi suasana tidak ramah sebab
masing-masing pihak berusaha untuk mendapatkan tawaran yang lebih baik.
Contoh
teks negosiasi jual beli
Pembeli : “Permisi pak “
Penjual
: “Iya mas, ada apa”
Pembeli : “ Pak saya mau beli sepeda yang ini, berapa
harganya ? “
Penjual : “ Oo.. kalau yang itu harga nya 900 ribu mas.”
Pembeli : “Apakah boleh kurang harganya pak ? “
Penjual : “Boleh, Mas mau nawar berapa ?”
Pembeli : “Yaudah kalo gitu 800 ribu saja pak”
Penjual : “wah tidak bisa mas, kalau segitu mah”
Pembeli : “Kalau 825 ribu gimana pak ?”
Penjual : “Tidak bisa juga mas, gimana kalau 850 ribu aja
mas ?
Pembeli : “Baiklah pak saya mau,
ini uangnya”
2
TEKS PROSEDUR KOMPLEKS
Pengertian
teks prosedur kompleks
Prosedur
artinya langkah-langkah atau tahapan untuk melakukan sesuatu dalam rangka
mencapai suatu tujuan sedangkan kompleks artinya rumit, pelik, sulit. Jadi,
teks prosedur kompleks adalah teks yang menjelaskan langkah-langkah yang
panjang secara sistematis serta memiliki sub langkah-langkah untuk mencapai
suatu tujuan tertentu.
Struktur
teks prosedur kompleks
1.
Judul : topik yang dibicarakan
2.
Tujuan
: hasilakhir yang akan dicapai
3.
Langkah-langkah
: cara yang ditempuh agar tujuan itu tercapai
4.
Sub
langkah : bagian dari langkah utama
Ciri
umum teks prosedur kompleks
• Terdapat langkah-langkah
• Sistematis
• Memiliki tujuan
• Memiliki rincian
• Objektif
• Aktual
• Logis
• Gaya tulisan bersifat informatif
Ciri
kebahasaan teks prosedur kompleks
• Menggunakan kalimat imperatif (perintah), kalimat deklaratif (pernyataan atau
informasi), kalimat introgatif (meminta informasi)
• Partisipan manusia secara umum
• Verba material dan tingkah laku
• Konjungsi syarat
• Konjungsi temporal (menyatakan urutan waktu)
• Menggunakan bahasa baku
• Menggunakan antonim
Contoh
teks prosedur kompleks
CARA
MEMBUAT E-KTP
E-KTP
adalah adalah KTP yang dibuat dengan cara elektronik,dalam artian baik dari
segi fisik maupun penggunaanya berfungsi secara komputerisasi. Berikut adalah
cara membuat e-KTP.
Pertama
tama Anda harus mengambil nomor antrian. Kedua,tunggulah pemanggilan nomor
antrean secara tertib. Ketiga,setelah Anda dipanggil,segeralah menuju ke loket
yang telah ditentukan. Keempat,berikanlah entri data dan foto. Pembuatan e-KTP
selesai. Lalu Anda akan datang ke tempat pelayanan membawa surat panggilan.
Kemudian petugas melakukan verifikasi data penduduk dengan database. Setelah
itu anda akan difoto dan diminta tandatangan pada alat perekam tanda tangan.
Lalu Anda akan diminta untuk perekaman sidik jari dan retina mata. Kemudian
petugas membubuhkan tanta tangan dan stempel pada surat panggilan sekaligus
sebagai tanda bukti bahwa penduduk telah melakukan perekaman foto tanda tangan
sidik jari. Kemudian Anda dipersilahkan pulang untuk menunggu hasil proses
percetakan yang memakan waktu 2 minggu setelah pembuatan.
3
TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI
Pengertian
teks laporan hasil observasi
Teks laporan hasil
observasi adalah teks yang berisi penjabaran umum atau melaporkan sesuatu
berupa hasil pengamatan
Struktur
teks laporan hasil observasi
1.
Pernyataan umum / klasifikasi
2. Anggota / aspek yang
dilaporkan :
·
Deskripsi
bagian
·
Deskripsi
manfaat
Ciri
umum teks laporan hasil observasi
1.
Umum/universal
2.
Objektif
3.
Membahas hal-hal terkini
4.
Menarik dan mudah dipahami
Ciri
kebahasaan teks laporan hasil observasi
1.
Menggunakan kata pronominal
2.
Anonym dan sinonim
3.
Konjungsi
4.
Simpleks (kalimat tunggal) dan kompleks (kalimat majemuk)
Contoh teks laporan hasil
observasi
Harimau
Harimau
(Panthera tigris) digolongkan ke dalam mamalia, yaitu hewan yang
menyusui. “Kucing besar” itu adalah hewan pemangsa dan pemakan daging.
Harimau
dapat mencapai tinggi 1,5 meter, panjang 3,3 meter, dan berat 300 kilogram.
Bulunya berwarna putih dan cokelat keemas-emasan dengan belang atau loreng
berwarna hitam. Gigi taringnya kuat dan tajam untuk mengoyak daging. Kakinya
berjumlah empat dengan cakar yang kuat untuk menerkam mangsanya.
Harimau
mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Harimau dapat hidup di hutan,
padang rumput, dan daerah payau atau hutan bakau. Di Indonesia harimau dapat
ditemukan di hutan atau hutan bakau di Pulau Sumatera dan Jawa.
Harimau
termasuk hewan penyendiri, tetapi mempunyai wilayah yang amat luas untuk
berburu mangsa. Wilayahnya dapat mencapai kawasan perdesaan. Populasi harimau
cenderung menurun karena sering diburu manusia. Oleh karena itu, harimau saat
ini termasuk hewan yang dilindungi pemerintah agar tidak punah.
Harimau
menjadi pusat perhatian dalam dunia sastra, seni, dan olahraga. Harimau sering
dijadikan tokoh dalam cerita rakyat, objek untuk foto atau gambar, dan maskot
dalam olahraga.
4
TEKS EKSPOSISI
Pengertian
teks eksposisi
Teks
eksposisi adalah pengembangan paragraf dalam penulisan yang bertujuan untuk
menjelaskan atau memberikan pengertian dengan gaya penulisan yang singkat,
akurat, dan padat.
Tujuan
teks eksposisi
Menguraikan/menjelaskan/memberikan
informasi tentang sesuatu sehingga bisa memperluas pengetahuan pembaca.
Macam-macam
teks eksposisi
•
Eksposisi definisi
•
Eksposisi proses
•
Eksposisi klasifikasi
•
Eksposisi ilustrasi
•
Eksposisi perbandingan & pertentangan
•
Eksposisi laporan
Langkah-lagkah
membuat teks eksposisi
•
Menentukan tema
•
Menentukan tujuan karangan
•
Membuat kerangka karangan
•
Memilih data yang sesuai tema
•
Mengembangkan kerangka menjadi karangan
Struktur
teks eksposisi
1.
Pernyataan pendapat (tesis)
Berisikan
pendapat atau prediksi sang penulis yang tentunya berdasarkan sebuah fakta.
Terdapat pada paragraf awal.
2.
Argumentasi
Alasan
penulis yang berisi fakta-fakta yang dapat mendukung pendapat atau prediksi
sang penulis.
3.
Penegasan ulang pendapat
Penguatan
kembali atas pendapat yang telah ditunjang oleh fakta-fakta dalam bagian
argumentasi. Pada bagian ini pula bisa disisipkan hal-hal yang patut
diperhatikan atau dilakukan supaya pendapat atau prediksi sang penulis dapat
terbukti. Terdapat pada paragraf akhir.
Ciri
umum teks eksposisi
•
Berusaha menjelaskan sesuatu
•
Gaya tulisan bersifat informatif
•
Fakta dipakai sebagai alat kontribusi, fakta dipakai sebagai alat konkritasi
•
Paragraf deduktif induktif
•
Objektif
Ciri
kebahasaan teks eksposisi
•
Menggunakan bahasa ilmiah
•
Menggunakan kata konjungsi
•
Menggunakan pronomina (kata ganti orang : saya/kita/kami)
•
Menggunakan kata leksikal
•
Argumentasi 1 sisi (sisi mendukung dan sisi menolak)
Sumber
karangan untuk membuat ekposisi biasanya didapat dari pengamatan, penelitian,
pengalaman, dan referensi
Contoh
teks eksposisi
Kemacetan dan Masa Depan Kota
Transportasi didefinisikan oleh para ahli sebagai
kebutuhan turunan dari berbagai kegiatan ekonomi maupun sosial (lihat misalnya
Morlock, 1985). Tipe kegiatan sosial ekonomi yang berbeda akan memiliki dampak
kegiatan transportasi yang berbeda pula.
Kegiatan transportasi harian relatif menimbulkan
pergerakan yang bersifat berulang, misalnya yang terjadi pada para pekerja dan
mereka yang menempuh pendidikan di sekolah. Di Yogyakarta, kota kita tercinta
ini, kemacetan terjadi setiap hari pada titik-titik yang menjadi jalur
pergerakan para pekerja dan siswa dari tempat tinggal menuju lokasi kerja dan
sekolah. Di bagian utara, termasuk Sleman misalnya, kemacetan setiap pagi dan
sore dapat dirasakan misalnya pada ruas Jalan Nyi Condrolukito (AM Sangaji),
Jalan Affandi (Gejayan), serta Jalan Kaliurang terutama pada persimpangan
dengan Jalan Lingkar Utara. Hal yang sama terjadi pada wilayah lain yang
memiliki para pekerja dan anak sekolah relatif besar di Kota Yogyakarta,
misalnya Bantul. Seperti diketahui, ketiga wilayah ini memiliki keterkaitan
kegiatan sosial ekonomi yang erat, yang membentuk aglomerasi wilayah
Yogyakarta-Sleman-Bantul (Kartamantul).
Kemacetan yang berulang pada jangka lebih panjang
cenderung terjadi pada musim liburan maupun lebaran. Pada tahap kedatangan dan
kepulangan, kemacetan parah akan terjadi pada jalan-jalan arah luar kota
(misalnya Jalan Magelang, Jalan Solo, Jalan Palagan dan Jalan Wates). Pada
rentang di antara masa tersebut, kemacetan dapat dirasakan di pusat kota
sebagai lokasi menginap dan tujuan wisata (seperti Malioboro, Prawirotaman),
serta jalan-jalan menuju objek wisata, seperti Jalan Parangtritis.
Kemacetan harian yang dominan ditimbulkan oleh
aktivitas masyarakat dalam lingkup internal. Kemacetan yang berulang setiap
hari merupakan ekses dari pola tempat tinggal, bekerja dan bersekolah. Upaya
mendekatkan lokasi tempat tinggal dengan lokasi kegiatan merupakan salah satu
solusi yang dapat dilakukan. Bentuknya dapat berupa pemberian insentif tempat
tinggal berupa rumah susun sewa maupun milik yang cukup nyaman untuk
beraktivitas. Selama ini sepertinya belum ada upaya pengaturan pola berkegiatan
yang sistematis.
5 ANEKDOT
Pengertian
teks anekdot
Anekdot
adalah cerita singkat yang menarik serta lucu dan terdapat kritikan atau
sindiran didalamnya yang mungkin menggambarkan kejadian atau orang sebenarnya.
anekdot selalu disajikan berdasarkan pada kejadian nyata melibatkan orang-orang
sebenarnya, apakah terkenal atau tidak biasanya di suatu tempat dapat
diidentifikasi. namun seiring waktu anekdot disajikan berdasarkan cerita fiksi.
Struktur
teks anekdot
1.
Abstraksi : bagian awal cerita
2.
Orientasi : suasana awal atau latar belakang pada cerita
3.
Krisis : konflik atau permasalahan pada cerita
4.
Reaksi : respon dari partisipan
5.
Koda : penyelesaian atau suasana pada akhir cerita
Ciri
umum teks anekdot
•
Singkat
•
Menarik
•
Berisi kritikan
•
Berisi sindiran
•
Terdapat nilai humor
•
Terdapat alur waktu, suasana, dan tempat
Ciri
kebahasaan teks anekdot
•
Menggunakan bahasa sehari-hari
•
Menggunakan majas
•
Menggunakan kalimat perintah
•
Menggunakan kata penghubung
Contoh teks anekdot
KUHP
dalam Anekdot
Seorang
dosen fakultas hukum suatu universitas sedang memberikan kuliah hukum pidana. Suasana
kelas biasa-biasa saja.
Saat
sesi tanya jawab tiba, Ali bertanya kepada pak dosen. "Apa kepanjangan
KUHP, Pak?". Pak dosen tidak menjawab sendiri, melainkan melemparkannya
kepada Ahmad. "Saudara Ahmad, coba dijawab pertanyaan Saudara Ali
tadi," pinta pak dosen. Dengan tegas Ahmad menjawab, "Kasih Uang
Habis Perkara, Pak....!".
Mahasiswa
lain tentu tertawa, sedangkan pak dosen hanya menggeleng-gelengkan kepala
seraya menambahkan pertanyaan kepada Ahmad, "Saudara Ahmad, dari mana
Saudara tahu jawaban itu?" Dasar Ahmad, pertanyaan pak dosen dijawabnya
dengan tegas, "Peribahasa Inggris mengatakan pengalaman adalah guru yang
terbaik, Pak...!". Semua mahasiswa di kelas itu tercengang. Mereka
berpandang-pandangan. Lalu, mereka tertawa terbahak-bahak.
Gelak
tawa mereda. Kelas kembali berlangsung normal.
DAFTAR PUSTAKA:
http://rifkafadila.blogspot.co.id/2015/05/negosiasi-pengertian-teks-negosiasi.html